Bagaimana Merenungkan Firman Tuhan?

         Ini mungkin merupakan perkara yang paling penting untuk dilakukan untuk hidup bahagia dan gembira sebagai seorang Kristian. Walaupun kedengarannya sederhana, ia menuntut. Meditasi adalah seni yang hilang hari ini. Kita mahu melakukan segala-galanya hari ini seperti media sosial tetapi bertafakur, kerana sepertinya ada peperangan rohani setiap kali kita membaca Alkitab. Sekiranya kita tidak merenungkan firman Tuhan dengan meluangkan masa kita bersendirian dengan Tuhan, tidak peduli seberapa baik khotbah dari mimbar kita akan menuju ke kering dalam perjalanan rohani kita dengan Tuhan, dan kecewa. Kita tidak mendapat rima, firman Tuhan yang dipercepat, jika kita tidak merenungkan Firman Tuhan. Orang-orang Kristian menderita dengan teruk kerana tidak mengetahui amalan ini.

1. Tujuannya adalah untuk menerapkan kepada diri sendiri karya, cara dan tujuan serta janji-janji Tuhan kepada diri sendiri

JI Packer menulis, “Meditasi adalah kegiatan mengingat, dan memikirkan, dan memikirkan, dan menerapkan pada diri sendiri, berbagai hal yang diketahui oleh seseorang tentang pekerjaan dan cara serta tujuan dan janji-janji Tuhan.” [1]

Tujuan meditasi firman Tuhan adalah hanya menerapkan firman Tuhan kepada diri sendiri. Terapkan janji-janji Tuhan kepada diri sendiri, tujuan-tujuan Tuhan untuk anda, jalan-jalan Tuhan untuk diri anda, dan karya-karya Tuhan. Sekarang kita tahu, misalnya, tujuan Tuhan lebih tinggi daripada tujuan saya, jadi meditasi adalah masa untuk memikirkan tulisan suci, dan memikirkannya, untuk menyesuaikan sikap kita terhadap jalan-jalan Tuhan, tujuan-tujuan Tuhan. Akan ada banyak pengakuan yang keluar dari kita ketika kita merenungkan mereka, dan akan ada masa perjuangan untuk menyesuaikan diri dan menyesuaikan diri dengan pandangan Tuhan dll. Ini semua baik, kerana, pada saat-saat sunyi dan berfikir dan memikirkan firman Tuhan, seseorang merasakan kehadiran Tuhan dan membiarkannya bekerja melalui kehidupan kita, dalam jiwa kita. Buku yang sangat bagus untuk direnungkan setiap hari adalah Mazmur dari Perjanjian Lama. Saya dan isteri mula merenungkan bab mazmur setiap malam dan selepas itu kami berdoa bersama. Saya kagum betapa banyaknya doa saya yang diperkaya ketika saya mulai mengikuti cara-cara doa, permintaan, pengakuan, dan perjuangan pemazmur. Saya harus keluar dari “permintaan doa” sepanjang waktu kepada Tuhan, tetapi juga masa penyembahan, kekaguman, pengakuan, yang sangat penting. Lihatlah doa Tuhan yang dibintangi sebagai “Bapa kita yang menjadi surga, suci adalah Nama-Mu ..” pertama adalah penyembahan.

2. Kegiatan pemikiran suci, secara sadar dilakukan di hadapan Tuhan, di bawah mata Tuhan, dengan pertolongan Tuhan, sebagai alat untuk berkomunikasi dengan Tuhan [2]

Tujuannya adalah untuk berkomunikasi dengan Tuhan, mengadakan hubungan dengan Tuhan. Ini hanya bermaksud meluangkan masa di hadapan Tuhan dan berbicara dengan Tuhan, dan mendengarkan Tuhan, terutama dari membaca tulisan suci. Itulah yang dimaksudkan dengan meditasi, untuk mendengar daripada Tuhan semasa kita bermeditasi, merenungkan, memikirkan tulisan suci dalam Alkitab. Fikiran kita disalurkan kepada Tuhan pada waktu merenungkan firman Tuhan. Kami mula melepaskan diri dari aktiviti kehidupan seharian untuk jangka masa itu, seperti pengabdian pagi yang selalu saya sisihkan untuk Tuhan. Masa itu suci, seperti Musa diberitahu bahawa dia berdiri di tanah suci ketika Tuhan menampakkan diri kepadanya di atas semak yang terbakar. Kehadiran Tuhan adalah lagu penyembahan bagi setiap orang Kristen Pentakosta yang karismatik atau evangelis.

3. Masalah untuk berdebat dengan diri sendiri, membuat alasan keluar dari keraguan dan ketidakpercayaan menjadi pemahaman yang jelas akan kuasa dan rahmat Tuhan [3]

Beri masa dan renungkanlah kitab suci dan biarkan kebenaran Tuhan memberi kesan sepenuhnya dan tepat pada akal dan hati seseorang. Ini adalah masalah untuk bercakap dengan diri sendiri mengenai Tuhan dan diri anda. Pencernanya dan renunglah, sehingga memberi kesan kepada diri sendiri. Pindahkan diri anda dari keraguan dan tidak percaya kepada kuasa dan rahmat Tuhan. Itu sangat penting dan kuat, entah bagaimana kita harus membiarkan Tuhan masuk ke dalam hati, keyakinan, jiwa kita, dan berakar, dan terbakar. Itu mungkin tidak terjadi setiap kali kita merenungkan kata-katanya, dan tidak merasa putus asa, mereka datang dalam gelombang, ada yang besar, yang kecil. Walau apa pun, kita diberkati dan terpengaruh, itulah kuncinya.

4. Untuk merenungkan kebesaran dan kemuliaan Tuhan dan kepincangan dan dosa kita sendiri[4]

Tidak ada yang membuat kita lebih senang daripada membaca mazmur pujian dan pemujaan yang membawa saya ke saat pemujaan dan saya biasanya berhenti sejenak dan menetap di dalamnya dan menikmati saat di hadapan Tuhan. Itu bukan dihasilkan sendiri, tetapi pengurapan firman Tuhan yang membuatnya. Dan kemuliaan itu terungkap ketika kita merenungkan kekayaan rahmat ilahi yang tidak dapat dicari yang ditunjukkan dalam Tuhan Yesus.[5]

Pertama sekali, kita perlu memahami teologi reformasi puritan tua yang baik yang menunjukkan betapa kita patah, buruk dan sedikit kita dan cinta, kemuliaan dan keindahan Tuhan berbeza. Saya dapat memberi kesaksian bahawa tanpa teologi seperti itu, kita sendiri cukup baik kecuali kita perlu mengaku dosa-dosa diampuni. Idea kehendak dan kemampuan diri memang menghalang kemampuan kita untuk melihat kemuliaan Tuhan. Ajaran reformasi yang mengajarkan kita jauh dari Tuhan dan secara default memusuhi jalan Tuhan seperti dalam Roma, akan membebaskan kita untuk meneroka lebih banyak lagi kekayaan kemuliaan ilahi dalam Yesus. Tanpa itu saya dapat meramalkan kita pasti cacat, bukan bahawa kita tidak akan melihat kemuliaan Tuhan, tetapi kita akan cacat.

Kekayaan rahmat ilahi yang tidak dapat dicari, seperti yang ditulis oleh Paulus, Roma 11:33 (ESV) 33 Oh, betapa mendalamnya kekayaan dan kebijaksanaan serta pengetahuan tentang Tuhan! Betapa tidak dapat dinilai penilaiannya dan bagaimana caranya tidak dapat diselesaikan!

Doa yang indah:

Efesus 3: 14-19 (ESV) 14 Sebab ini aku berlutut di hadapan Bapa, 15 yang dinamakan oleh setiap keluarga di langit dan di bumi, 16 bahawa menurut kekayaan kemuliaan-Nya, dia dapat memberi kamu penguatan dengan kuasa melalui Roh-Nya di dalam diri anda, 17 agar Kristus dapat tinggal di dalam hati anda melalui iman – bahawa anda, yang diasaskan dan didasarkan pada cinta, 18 mungkin memiliki kekuatan untuk memahami dengan semua orang kudus apakah luas dan panjang dan tinggi dan mendalam, 19 dan untuk mengetahui kasih Kristus yang melebihi pengetahuan, agar kamu dipenuhi dengan semua kepenuhan Tuhan.

Selamat bertafakur pada firman Tuhan. Keberkatan!


[1] JI Packer, Mengetahui Tuhan, hlm. 23 Intervarsity Press 1973

[2] Ibid

[3] Ibid

[4] Ibid

[5] Ibid

One thought on “Bagaimana Merenungkan Firman Tuhan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s